Friday, 17 January 2020

Bola-bola coklat, cemilan yummi nan praktis.

Hallo pembaca setia. Seminggu ini saya off publish artikel dan resep. Anak saya sedang tumbuh gigi efeknya susah makan jadi butuh perhatian ekstra. Sebagai emak kalut dong. Si anak ogah makan nasi, cuma mau nyemil aja. Khawatir asupan nutrisi kurang akhirnya cemilan saya siasati, misalnya bikin kentang goreng, ubi madu goreng, nugget homemade, jus.

Cemilan manisnya saya buatkan bola-bola coklat, pas banget kan anak saya pecinta coklat sejati. Buat para pecinta coklat pasti tau dong jenis coklat yang umum dikonsumsi. Yup, ada dua jenis coklat yaitu milk chocolate dan dark chocolate. Dark chocolate sendiri memiliki kandungan kakao sekitar 35 sampai 80% sedangkan milk chocolate hanya 10% saja.

Kandungan dark chocolate lebih sedikit gula dan susu sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes maupun yang sedang diet. FYI, dark chocolate mengandung serat, karbohidrat, protein, magnesium, fosfor sehingga coklat yang rasanya cenderung pahit ini punya segudang manfaat. Dark chocolate disinyalir mampu meredakan stress, melancarkan peredaran darah, anti oksidan, meningkatkan fungsi otak, menurunkan resiko stroke dan masih banyak lagi.

Saya memilih menggunakan dark chocolate untuk resep bola-bola coklat kali ini, tentu karena kandungan gula yang rendah sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. Cara membuat bola-bola coklat ini mudah saja dan tak membutuhkan peralatan semacam blender, mixer ataupun oven. Penasaran? Baca resepnya dibawah ini.

Bahan:
200 gram biskuit susu (marie/regal)
100 gram dcc
3 sachet skm
Topping sesuai selera
Pappercup secukupnya

Cara membuat:
  1. Masukan biskuit kedalam kantong plastik, hancurkan biskuit hingga tak berbulir
  2. Campur biskuit dan skm secara merata hingga kalis
  3. Bentuk bulat-bulat seukuran pappercup
  4. Tim dcc hingga meleleh
  5. Celupkan bola-bola biskuit kedalam lelehan coklat hingga permukaan bola biskuit terselimuti coklat
  6. Letakkan bola-bola coklat diatas pappercup
  7. Beri topping sesuai selera. Me: topping gula-gula berbentuk bintang
Sebaiknya simpan didalam kotak seperti tupperware dan dimasukan kulkas. Bola-bola coklat siap dinikmati kapanpun. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.




Sunday, 5 January 2020

Nasi bakar ikan teri gurih, ini dia resepnya!


Hallo pembaca setia. Maaf ya launching artikel plus resepnya molor. Kemarin ngumpul keluarga pas tahun baru walaupun saya sekeluarga tidak merayakan dengan acara tertentu. Ngumpulnya pun tak direncana. Malam tahun baru buat kami ya seperti malam biasanya.

Awal tahun 2020, banjir melanda ibu kota dan sekitarnya. Alhamdulillah Cilacap aman dari banjir. Kota kalian gimana, banjir gak? Semoga para korban segera mendapat bantuan.

Musim hujan mulai merata sepolosok Nusantara. Hujan gini cocok juga makan nasi bakar. Kali ini isiannya ikan teri basah. Kebetulan saya beli ikan teri basah setengah kilo, ternyata banyak juga. Akhirnya kepikiran buat nasi bakar. Saya pakai nasi merah biasa tapi gurihnya meresap sampai ke nasinya. Penggunaan nasi merah juga bisa diganti nasi putih biasa, tergantung selera.

Ternyata kandungan omega-3 pada ikan teri sangat tinggi lho. Bahkan sepuluh kali lipat dari kandungan ikan tuna. Kandungan omega-3 itu baik untuk perkembangan kecerdasan intelegen (IQ). Selain itu, kandungan merkuri pada ikan teri juga paling sedikit dibanding seafood lain. Untuk kandungan protein, dalam 100 gram ikan teri mengandung 16 gram protein. Wah gak ada ruginya deh, murah pula.

Nasi bakar ikan teri gurih ini juga bisa untuk dijual. Bahannya yang murah dan mudah didapat pasti bisa meraup untung banyak. Proses pembuatan nasi bakar ikan teri memang butuh meluangkan waktu ekstra karena tidak sekali masak jadi ya. Pertama kita harus memasak isian. Kemudian membungkus isian dan nasi. Setelah itu dibakar. Lebih jelasnya lagi, baca resep nasi bakar ikan teri gurih dibawah ini.

Bahan:
250 gram ikan teri basah
3 genggam kemangi
7 batang serai
7 lembar daun salam
14 buah rawit merah
Setengah buah jeruk nipis
1/2 sdm kecap manis
1/2 sdm saos tiram
Minyak
Garam
Gula
Kaldu bubuk
Nasi secukupnya
Daun pisang
Lidi

Bumbu halus:
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 butir kemiri

Cara memasak:

  1. Bersihkan teri, beri perasan jeruk nipis.
  2. Bersihkan bumbu. Geprek serai. Siangi kemangi. Sayat cabe satu per satu.
  3. Tumis bumbu halus, salam, sereh, cabe hingga harum. Masukan teri. Beri sedikit air. Bubuhi garam, gula, kecap, saos tiram dan kaldu bubuk. Koreksi rasa. Masukan kemangi. Aduk hingga layu. Angkat, sisihkan.
  4. Siapkan selembar daun pisang. Beri satu centong nasi, pipihkan. Letakkan tumis teri diatasnya sekitar dua sendok makan. Bungkus seperti membungkus lontong.
  5. Bakar nasi. Bolak-balik sesekali hingga matang merata. Angkat, sajikan selagi hangat.
Resep ini bisa digunakan untuk bahan lain seperti ayam, cumi-cumi, atau udang. Bumbunya pun sama. Usahakan bakar dengan api kecil agar panas merata dan bumbu isian meresap sampai ke nasi. Penggunaan cabe bisa dikurangi maupun tambah sesuai selera. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.




Friday, 27 December 2019

Cumi-cumi tinta hitam ala resto, ternyata bikinnya simpel!

Hai pembaca setia. Maaf ya launching artikel plus resepnya molor. Maklum lagi liburan anak sekolah gini bawaan pingin rebahan santai. Udah piknik kemana saja? Saya sih yang dekat-dekat saja. Berhubung rumah saya gak jauh dari pantai ya mantai saja.

Ngomong-ngomong soal pantai, pasti jadi ingat seafood. Seafood favoritmu apa? Saya sih kalau gak udang ya cumi-cumi. Di blog saya sering kan nulis artikel plus resep olahan udang dan cumi-cumi. Kali ini juga masih olahan cumi-cumi! Yup cumi-cumi tinta hitam.

Gak semua resto punya menu cumi-cumi tinta hitam, sayang banget ya. Tenang, saya akan bagi resepnya jadi bisa masak sendiri di rumah. Sebelum saya bocorkan resepnya, penting buat kita untuk tahu manfaat dan kandungan cumi-cumi itu sendiri. Jadi gak cuma enak tapi juga ada manfaatnya bagi tubuh.

FYI, ternyata tinta cumi-cumi punya kandungan zat khusus yang istimewa. Zat tersebut mampu mengaktifkan sel darah putih yang baik untuk memerangi kuman dalam tubuh. Jadi tinta cumi-cumi baik untuk penyembuhan luka, terutama luka bekas oprasi. Wah keren ya.

Selain itu cumi-cumi sendiri punya kandungan protein tinggi yang baik untuk perkembangan otak. Eits, tapi jangan mengkonsumsi cumi-cumi berlebihan ya karena dapat meningkatkan kadar kolesterol. Well, masih penasaran sama resepnya gak nih? Oke, saya bocorin ya resepnya. Dijamin simpel. Yuk baca dengan seksama.

Bahan:
500 gram cumi-cumi
2 genggam kemangi
13 buah cabai rawit
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
1 batang sereh
1 ruas lengkuas
1 std kecap manis
1 sdm saus tiram
Tinta cumi-cumi secukupnya
Gula
Garam
Kaldu bubuk
Minyak

Cara memasak:


  1. Bersihkan cumi-cumi. Kuliti dan pisahkan tintanya. Potong bentuk cincin. Siram air panas. Tiriskan.
  2. Iris bawang merah dan putih. Sayat cabe rawit. Siangi kemangi. Geprek serwh. Iris lengkuas.
  3. Tumis bawang merah, bawang putih, sereh, lengkuas hingga harum. Masukan tinta, kecap manis, saus tiram. Aduk merata. Masukan cumi-cumi. Tambahkan gula, garam, kaldu bubuk. Aduk merata. Koreksi rasa. Angkat. Sajikan.
Cumi-cumi memiliki kandungan air yang tinggi jadi kalau dimasukan langsung, masakan akan berkuah sekali. Maka perlu disiasati dengan direndam air panas atau air mendidih untuk menghilangkan kadar air cumi-cumi. Prosesnya singkat saja agar cumi-cumi tidak alot. Jumlah cabai bisa ditambah maupun dikurangi sesuai selera. Simpel bukan? Selamat mencoba, semoga bermanfaat.


Thursday, 19 December 2019

Semur jengkol empuk dan tak berbau, ini dia rahasianya!



Holla pembaca setia! Sudah sepekan berselang, saatnya saya launching artikel dan resep. Kali ini saya akan menuliskan rahasia semur jengkol empuk dan tak berbau. Ada banyak versi sebetulnya. Tapi saya punya versi sendiri yang sudah teruji.

Di Cilacap, jengkol sedang murah-murahnya. Sekilo jengkol cuma lima belas ribu rupiah. Kabar baik kan buat emak-emak hemat pecinta jengkol seperti saya. Sebelum saya membocorkan rahasia semur jengkol empuk dan tak berbau, alangkah baiknya kalau kita perlu tahu kandungan nutrisi jengkol. Jadi manfaatnya tidak hanya sebagai penambah nafsu makan dan pewangi toilet ya.

Kandungan nutrisi jengkol terbanyak itu karbohidrat dan protein. Wow protein? Dan lebih wow lagi, kandungan protein pada jengkol melibihi kandungan protein pada tempe. Dalam 100 gram jengkol mengandung 23,3 gram protein, sedangkan pada tempe dalam 100 gram mengandung 18,3 gram protein. Selain itu jengkol juga kaya akan vitamin A, B, dan C. Tak hanya itu, jengkol juga mengandung kalsium dan fosfor yang baik untuk tulang tentunya.

Setelah tahu kandungan nutrisi jengkol, makin jatuh cinta gak sih? Yang masih anti jengkol karena dapat menyebabkan bau mulut perlu banget nih baca rahasianya dengan seksama. Oke, gak pakai lama. Rahasia jengkol empuk dan tak berbau itu pada proses pengolahan sebelum dimasak.

Ada dua tahap pengolahan jengkol agar empuk dan tak berbau. Tahap pertama, perendaman. Dalam merendam jengkol tidaklah singkat, paling tidak tiga malam. Agar baunya tak lagi menyengat tambahkan satu sendok makan bubuk kopi hitam kedalam rendaman. Perbandingan takarannya yaitu satu sendok makan bubuk kopi untuk setengah kilo jengkol ya. Ingat, ganti air rendaman setiap sore atau pagi.

Tahap kedua, rebus setengah kilo jengkol dengan 7 lembar daun salam. Rebus hingga empuk. Supaya lebih empuk lagi, seusai direbus gepuk jengkol agar bumbunya meresap. Jika sudah melewati dua tahap tersebut, jengkol dapat dimasak sesuai resep. Masih penasaran gak sama resepnya? Simak ya resep dibawah ini.

Bahan:
1/2 kilo jengkol tua
2 siung bawang putih (me: kating)
1 kemiri
1 sdt merica
3 siung bawang merah
Gula jawa secukupnya
Kecap manis
Garam
Kaldu bubuk
7 lembar salam
3 sdm kopi bubuk
Air
Minyak

Cara memasak:

  1. Rendam 1/2 kilo jengkol dengan larutan 1 sdm kopi hitam. Redam selama tiga malam. Ganti air rendaman tiap pagi/ petang.
  2. Rebus jengkol, beri daun salam. Rebus hingga empuk. Tiriskan.
  3. Gepuk jengkol satu per satu.
  4. Haluskan bawang putih, kemiri, merica.
  5. Iris bawang merah. Tumis bawang merah hingga harum, masukkan bumbu halus. Tumis hingga harum.
  6. Tambahkan gula jawa dan air secukupnya. Masukkan jengkol.
  7. Beri garam, kaldu bubuk, kecap. Masak hingga air susut dan bumbu meresap. Koreksi rasa.
  8. Angkat dan sajikan.
Usahakan memilih jengkol yang betul-betul sudah tua agar rasanya semakin nikmat dan empuk. Beri garam secara bertahap agar saat kuah menyusut rasa tidak berubah semakin asin. Bubuhi sedikit saja, saat koreksi rasa bisa ditambahkan lagi jika kurang asin. Mudah bukan? Selamat mencoba, semoga bermanfaat.






Friday, 13 December 2019

Susu kedelai kaya protein, gampang banget bikinnya!

Hai... pembaca setia. Cepet banget ya sudah jumat lagi. Waktu cepat berlalu tapi masih lekat dalam ingatan saya mengenai berita beberapa waktu silam yang bikin elus dada. Berita itu menjadi viral lantaran balita diberi minum kopi sebagai pengganti susu karena faktor ekonomi.

Saya sebagai ibu prihatin tapi juga geram, bagaimana bisa orang tuanya tega memberi minum kopi hingga kecanduan. Padahal susu kedelai bisa menggantikan susu formula untuk kasus ini. Susu kedelai jelas memiliki kandungan protein tinggi. Harganya pun terjangkau. Jika mau meluangkan waktu sejenak, membuat susu kedelai sendiri pun praktis.

Susu kedelai bisa dikonsumi segala usia. Untuk anak-anak pun cocok, ya dari pada mengkonsumsi minuman kemasan yang punya kandungan gula tinggi, pengawet, dan pewarna. Jelas susu kedelai lebih sehat. Untuk tahu bagaimana cara membuatnya, yuk baca resepnya dengan seksama.

Bahan:
1/4 kg kedelai pilihan
2 lembar daun pandan
Gula secukupnya
Sejumput garam
Air secukupnya

Cara membuat:
  1. Rendam kedelai selama 6-7 jam
  2. Blender kedelai dengan air secukupnya
  3. Pisahkan ampas dan air sari kedelai
  4. Tambahkan air secukupnya. Rebus bersama daun pandan.
  5. Beri sejumput garam dan gula secukupnya sesuai selera.
  6. Aduk-aduk terus hingga mendidih agar larutan susu tidak pecah. Didihkan. Angkat. Sajikan.
Resep ini ialah resep susu kedelai original, bila menginginkan rasa lain bisa ditambah pewarna makanan dan perasa tambahan. Bisa diminum hangat maupun dingin sehingga cocok disegala cuaca. Selamat mencoba ya, semoga bermanfaat.


Thursday, 5 December 2019

Ayam woku, olahan ayam nikmat yang patut dicoba!


Hai... pembaca setia. Maaf ya minggu kemarin gak launching artikel plus resep, kebetulan saya ketiduran terus. Niatnya nemenin anak tidur siang eh jadi ikutan tidur juga he...he...he. Ada sering ngalamin juga? Emak-emak pasti tahu rasanya.

Well, kali ini saya akan menuliskan resep ayam woku. Hayo tahu gak ayam woku ini masakan khas daerah mana? Yang sambil baca ini jawab Manado, seratus deh buat kamu. Saya sendiri tidak punya darah Manado tapi memang suka masakan pedas. Buat pecinta pedas, ayam woku bisa jadi pilihan tepat.

Makanan pedas efektif menambah nafsu makan. Tak hanya itu ternyata makanan pedas juga punya manfaat lain diantaranya, menyehatkan jantung, menurunkan berat badan, memperlancar peredaran darah. Cocok nih buat yang lagi diet.

Bukan hanya pedas, ayam woku ini punya aroma khas yang bisa bikin auto lapar. Penggunaan rempah daun yang variatif untuk bumbu membuat aromanya kuat. Rempah daun yang digunakan termasuk mudah didapat. Jadi tak perlu khawatir ribet deh. Resep ini juga praktis, tidak memakan banyak waktu dalam proses memasak.

Sebetulnya tak hanya ayam yang bisa dimasak woku tapi juga ikan nila ataupun ikan mas. Tetapi saya memilih meresepkan ayam karena hampir semua orang suka ayam. Kandungan proteinnya juga tinggi. Nah, penasaran resepnya? Silahkan baca dengan seksama resepnya dibawah ini.

Bahan:
1/2 kg ayam
3 genggam kemangi
Sebatang daun bawang
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 batang sereh
2 lembar daun salam
1 buah jeruk nipis
Garam
Gula
Kaldu bubuk
Minyak
Air

Bumbu halus:
4 siung bawang merah
3 siung bawang putih
Seruas lengkuas
Seruas kunyit
Seruas jahe
Sebutir kemiri
5 buah cabe rawit
4 buah cabe merah

Cara membuat:
  1. Bersihkan ayam yang sudah dipotong-potong. Lumuri perasan jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit. Goreng ayam hingga kekuningan.
  2. Haluskan semua bahan untuk bumbu halus.
  3. Siapkan semua bumbu, cuci bersih. Siangi kemangi. Potong serong daun bawang. (salam, kemangi, daun jeruk, sereh, pandan)
  4. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukan salam, daun jeruk, sereh, pandan. Tumis hingga aroma tercium. Tambahkan sedikit air.
  5. Tambahkan ayam goreng. Aduk merata. Bubuhi garam, gula, penyedap rasa. Aduk merata.
  6. Koreksi rasa. Biarkan bumbu meresap. Masukan kemangi dan daun bawang. Aduk merata hingga kemangi dan daun bawang layu. Angkat. Sajikan.
Jika menghaluskan bumbu dengan blender sebaiknya gunakan minyak goreng tanpa air agar aroma bumbu saat ditumis lebih kuat. Bisa juga ditambah jumlah cabai, sesuai selera. Penambahan air tak perlu sampai merendam ayam karena hasil akhir cenderung nyemek. Selamat mencoba ya. Semoga bermanfaat.



Thursday, 21 November 2019

Olahan sedap: udang petai sambel ijo, ini dia resepnya!

Hi... pembaca setia. Cuaca masih panas cetar meski sudah memasuki musim penghujan. Gimana daerah kalian masih panas gak? Cilacap curah hujannya masih sedikit dan jarang. Nah, cuaca panas gini semakin mantap makan yang pedas-pedas. Kali ini saya akan menuliskan resep sambal udang petai cabe ijo. Mantap gak tuh? Udang memang menjadi primadona seafood yang banyak digemari walaupun tak jarang juga ada yang alergi.
Sebelum menulis resepnya, saya akan membahas tentang bagaimana cara memilih udang yang segar. Udang yang segar memiliki cita rasa manis sehingga dipadukan dengan bumbu apapun rasanya akan mengoyang lidah. Saat memilih udang sebaiknya perhatikan tekstur kulitnya, jika masih keras maka udang masih segar. Pilih udang yang bagian kepala udangnya masih melekat kuat. Jangan pilih udang yang warnanya sudah berubah merah dan berbau busuk ya karena dijamin sudah tidak segar.
Penting bagi kita untuk tahu kandungan nutrisi pada makanan yang hendak kita konsumsi. Kira-kira bagamana kandungan nutrisi udang ya. Dalam 100 gram udang terkandung protein 24 gram, lemak 0,3 gram, kolesterol 189 mg, natrium 111 mg, kalium 159 mg, karbohidrat 0,2 gram. Ternyata kandungan protein udang sangat tinggi diimbangi pula dengan tingginya kandungan kolesterol. Oleh karena itu sebaiknya jangan konsumsi dalam jumlah terlalu banyak dan terus menerus. Imbangi dengan banyak makan buah dan sayur serta melakukan olah raga secara rutin.
Oh ya, selain udang dalam sambal ini juga ada petenya! Wah, bau dong ya. Eits, jangan salah, petai juga punya manfaat dalam kandungan nutrisinya lho. Dalam 8-10 sendok petai mengandung karbohidrat, protein, lemak, kalsium, magnesium, dan asam amino triptofan. Bagi saya pribadi, petai dapat meningkatkan nafsu makan. Itu sih versi saya, berdasarkan kandungannya yaitu asam amino triptofan, ternyata petai dapat mengurangi stress dan depresi. Petai juga mampu mencegah berbagai gangguan fungsi jantung karena kandungan magnesium yang tinggi. Hal ini sejalan dengan manfaat makanan pedas yang juga menyehatkan jantung. Setelah tau kandungan nutrisi dan manfaat dari bahan sambel udang petai cabe ijo, makin penasaran gak? Yuk simak resepnya.
Bahan:
 Udang 500 gram
3 papan petai
segenggam daun jeruk
garam, gula, dan kaldu bubuk
minyak goreng
Bumbu halus:
12 buah cabe ijo
rawit setan sesuai selera (jika suka pedas)
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
1 buah tomat
Cara memasak:
  1. Bersihkan udang, buang kepalanya, sisihkan.
  2. Buka petai, cuci bersih, sisihkan. Cuci bersih daun jeruk.
  3. Cuci bersih semua bumbu halus. Haluskan bumbu.
  4. Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan daun jeruk. Aduk merata. Masukan udang. tambahkan gula, garam dan kaldu bubuk. Aduk merata. Koreksi rasa. masak hingga udang berubah warna. Angkat. Sajikan.
Mudah bukan? Yang terpenting dalam memasak sambal tak perlu tambahkan air karena udang akan mengeluarkan air jadi tidak perlu masak terlalu lama. Jika menghaluskan bumbu dengan blender, usahakan gunakan minyak bukan air. Nah, bagaimana tertarik untuk mempraktikkan nya? Semoga bermanfaat ya.